Evaluasi Perkuliahan Semester Genap TA 2021/2022 Bersama Mahasiswa
Memasuki penghujung semester genap TA 2021/2022 Prodi PBA S3 FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengadakan kegiatan evaluasi perkuliahan secara virtual melalui zoom meeting pada Senin, 20 Juni 2022 dipimpin langsung oleh Dr. Hj. R. Umi Baroroh, M.Ag. selaku Kaprodi PBA S3.
Kaprodi memulai kegiatan dengan menyampaikan isi QS al-Hasyr ayat 18 beserta isi kandungannya, yakni tentang penjaminan mutu. Bahwasanya untuk mencapai hasil yang maksimal setiap kegiatan harus direncanakan, dilaksanakan, evaluasi, monitoring dan tindak lanjut. Satu semester perkuliahan telah berjalan dengan sajian perkuliahan reguler maupun kegiatan non reguler yang berusaha disajikan sebaik mungkin oleh prodi untuk menghasilkan mahasiswa yang berkualitas.
Perkuliahan didesain secara team teaching dengan maksud agar mahasiswa mendapatkan input ilmu pengetahuan yang maksimal dari dua dosen atau lebih yang merupakan pakar di bidangnya. Dosen yang memberikan perkuliahan dengan menyuguhkan cara berpikir yang sistematis, analitis, filosofis, dan metodologis. Kemudian hasil dari perkuliahan tersebut diwujudkan dalam sebuah artikel yang ditulis secara kolaboratif antara mahasiswa dan dosen dan disubmit di jurnal nasional maupun internasional.
Begitu juga dengan kegiatan non perkuliahan yang selama ini sudah dilaksanakan oleh PBA S3 seperti Kuliah Dosen Tamu Luar Negeri, Seminar Nasional, Pelatihan Analisis Data Penelitian, Pelatihan Academic Writing dan Studium Generale, tidak lain dan tidak bukan untuk dapat dipetik manfaatnya oleh mahasiswa secara maksimal. Kegiatan yang dapat memancing budaya baca dan budaya tulis mahasiswa sehingga mampu menelurkan banyak karya dan memberikan kontribusi yang nyata.
Faiq Ilhan Rosyadi, mahasiswa PBA S3 angkatan kedua menyampaikan masukan bahwasanya perkembangan teknologi di berbagai lini alangkah baiknya diikuti juga dengan manajemen referensi yang termuat dalam Buku Pedoman Akademik yang dimiliki oleh Prodi menggunakan referensi Mendeley. Bukan dengan referensi atau footnote manual yang selain tidak konsisten juga membuat cara kerja kurang efisien. Selanjutnya yang bersangkutan juga menyampaikan terkait Kuliah Dosen Tamu yang semestinya dikemas ulang dengan mempertimbangkan pada kebutuhan mahasiswa terkait informasi yang berhubungan dengan artikel jurnal.
Sementara terkait dengan hal tersebut Salim Saputra, mahasiswa PBA S3 angkatan ketiga menyampaikan bahwa Kuliah Dosen Tamu harus bisa dipetik manfaatnya secara maksimal oleh mahasiswa. Untuk itu selain dosen tamu luar negeri memberikan perkuliahan, mahasiswa juga harus mempresentasikan apa yang didapat dari kegiatan tersebut dalam mini seminar.