BENCHMARKING PENGELOLAAN PRODI
BENCHMARKING PRODI PBA S3 KE UPI BANDUNG
Jumat (24/11/2023) Tim Prodi PBA S3 FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sampai di Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia Bandung. Tim yang datang untuk benchmarking ke Prodi Linguistik S3 tersebut diantaranya adalah Dr. Hj. R. Umi baroroh M.Ag, selaku kaprodi; Dr. Nasiruddin, M.Pd., M.S.I., sekprodi; Dr. Agung Setiawan M.Pd.I.. dosen; Nurhapsari Pradnya Paramita, M.Pd.I.. PSMP; Ira Nurhasanah, S.Hum., M.Pd, staf akademik Prodi PBA S3. Penyambutan hangat datang dari Dr. Eng. Agus Setiawan, M.Si. (Wakil Direktur Bidang Akademik SPS UPI Bandung), Dadang Sudana, M.Ed., Ph.D. (Dosen S3 Linguistik), Dr. Retty Isnendes, M.Hum. ( Dosen S3 Linguistik), Wakil Direktur SPS bagian akademik, 2 dosen Linguistik S3 lainnya, staf prodi, dan 2 mahasiswa. Adapun Prof. Wawan Gunawan, Ph.D selaku Kaprodi Linguistik S3 tidak dapat hadir karena sedang Dinas Luas di Jakarta dalam rangka akreditasi internasional prodi.
Dalam kegiatan benchmarking tersebut adalah beberapa hal yang digali, antara lain meliputi rekrutmen mahasiswa asing, pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Wakil Direktur menyampaikan berbagai kebijakan yang ada di Sekolah Pascasarjana (yang selanjutnya ditulis SPS). SPS UPI Bandung pada saat ini hanya terdiri dari 17 Prodi yang sebelumnya sekitar 30 Prodi. Hal ini karena Prodi Magister – Doktor yang terintegrasi yangs ebelumnya ada di SPS dipindahkan ke prodi masing-masing. Wakil direktur menggarisbawahi prodi terintegrasi definisi mudahnya adalah Prodi yang ada jenjang sarjana, magister, dan doktoral. Adapun Prodi S3 Linguistik masih di SPS karena tidak ada jenjang sarjananya. Prodi S3 Linguistik memiliki profil lulusan Peneliti Bahasa. Pendidik, dan Cendekiawan Bahasa dan Budaya dalam bidang Linguistik. Roadmap Penelitian Prodi Linguistik S3 bermuara menjadi program doktor rujukan pada tingkat ASEAN di bidang linguistic dengan kajian interdisipliner.
Program doktor di SPS UPI Bandung terdiri atas Doctor by course dan doctor by research. Doctor by research yang notabene di luar negeri tidak ada mata kuliah, tetapi tetapi terbentur aturan dikti yang mengharuskan ada mata kuliah sebagai syarat untuk mengeluarkan ijazah. Untuk itu, doctor by research ini tetap ada mata kuliah berbasis riset yang dinyatakan dalam bentuk sks. Perkuliahan dalam bentuk teori selesai dalam 2 semester. Adapun tugas Dosen Pembimbing Akademik adalah membimbing mahasiswanya sejak pemilihan judul disertasi sampai ujian proposal disertasi. Setelah itu mahasiswa berhak mengajukan promotor melalui prodi yang nantinya akan membimbing mahasiswa menulis disertasi. Disertasi yang sudah jadi akan melalui review proses oleh penguji terpilih yang terdiri atas ketua, sekretaris, dan anggota dengan matriks review sudah disediakan. Salah satu tujuan dari matriks tersebut adalah untuk menjaga hubungan baik antara reviewer dan promotor. Selain itu, di proses itu juga mahasiswa ditelusuri track record publikasinya sebagai syarat menuju tahap berikutnya. Hal menarik yang ditemukan, mahasiswa selama kuliah hanya membayar SPP dan wisuda. Adapun untuk berbagai ujian disertasi yang ditempuh tidak diharuskan membayar sepeserpun.
Prodi Linguistik S3 menyampaikan bahwa nyaris 100% mahasiswanya dapat menyelesaikan studi doktoralnya. Hal ini tidak terlepas dari pengawalan yang baik yang dilakukan oleh prodi, seperti pengawasan bimbingan dengan promotor melalui system maupun kartu bimbingan secara manual, adanya pertemuan mahasiswa tugas akhir setiap bulan yang menyampaikan progress report disertasinya dengan diberi masukan dosen, serta pengawalan mahasiswa sejak awal masuk tidak hanya dari segi akademis, tetapi dari segi finansial.
UPI memberikan predikat cumlaude kepada mahasiswa program doktor bukan hanya berdasarkan IPK di atas 3,75, tetapi ada persyaratan lainnya seperti nilai rata-rata siding 3,75, tidak ada penguji yang memberikan nilai di bawah 3,70 baik pada ujian tahap I maupun ujian tahap II. Menyelesaikan pendidikan paling lama 7 semester atau 8 semester dengan syarat menghasilkan 1 luaran artikel yang dimuat di scopus / WoS Q2 atau 2 artikel di Q3, tidak pernah mengulang mata kuliah, dan tidak pernah mengulang ujian kualifikasi.
Adapun dalam proses penelitian, kebijakan di UPI mengharuskan dosen mengajak mahasiswa dalam pengajuan proposal penelitian di berbagai jenjang sehingga menghasilkan penelitian kolaboratif dosen – mahasiswa. UPI juga melakukan PkM kolaboratif luar negeri baik secara daring maupun luring, misalnya bekerjasama dengan KBRI sebagai narasumber workshop tertentu. Selain itu ada juga pertukaran mahasiswa dengan tempat bergantian.
UPI sebagai kampus PTN BH memiliki strategi tersendiri dalam rekrutmen mahasiswa asing, salah satunya dengan menyediakan beasiswa UPI bagi mahasiswa luar negeri. Beasiswa yang ditawarkan beragam, dari mulai 50% sampai 100%. Ada juga beasiswa mahasiswa asing yang diberikan kondisional, misalnya karena mahasiswa asing tersebut mengalami kesulitan dan melakukan pengajuan ke Prodi.
Berbagai hal mengenai rekrutmen mahasiswa asing, pendidikan atau pengajaran, penelitian, PkM, dan kerjasama dapat diadopsi dan diadaptasi sesuai dengan kebutuhan, sistem dan kebijakan yanga da di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sebagai upaya untuk memanjukan prodi.