MONITORING DAN EVALUASI PERKULIAHAN 2024 BERSAMA MAHASISWA

Senin, (15/1/2024)Prodi PBA S3 menyelenggarakan Monitoring dan Evaluasi Perkuliahan bersama mahasiswa secara daring melalui zoom meeting. Kegiatan tersebut langsung dipimpin oleh Dr. R. Umi Baroroh, M.Ag., selaku Kaprodi PBA S3.
Paparannya dimulai dengan penguatan masa studi program doktor yang diharapkan selesai dalam jangka waktu 6 semester. Hal ini bukanlah tanpa alasan, bagaimana Prodi sudah berdarah-darah menyusun kurikulum dengan pemilihan mata kuliah wajib dan pilihan yang berangkat dari body of knowledge Prodi. Intisari dari kurikulum tersebut adalah 11 mata kuliah yang terdiri atas 9 mata kuliah wajib dan 2 mata kuliah pilihan yang didesain dapat diselesaikan pada 2 semester pertama. Adapun menginjak semester ketiga, mahasiswa dapat mengambil mata kuliah Seminar Proposal Disertasi beserta Sandwich Program yang mana keduanya sangat support untuk penulisan artikel ilmiah dengan harapan mahasiswa sudah memiliki tema disertasi di semester tersebut. Harapannya di semester 3 pula mahasiswa dapat beriringan melakukan Ujian Komprehensif yang merupakan sistematika literature review.
Tema disertasi dan promotor dapat diajukan ke Prodi pada semester 2 yang akan ditindaklanjuti dengan Sidang Dewan Pertimbangan Akademik. Adapun pemilihan promotor didasarkan pada bidang keahlian yang dimiliki oleh seorang dosen. Chemistry dengan promotor menjadi salah satu kunci agar tugas akhir dapat selesai di waktu yang cepat dan tepat. Untuk itu, Prodi memberikan keleluasan kepada mahasiswa untuk mengajukan surat keberatan promotor dan mengemukakan alasan secara akademik ketika promotor yang diputuskan dalam sidang diluar kehendaknya.
Evaluasi dilanjutkan dengan jajak pendapat terkait perkuliahan yang sudah berjalan 1 semester. Menjadi sorotan adalah berbagai kegiatan non perkuliahan yang sangat padat di bulan tertentu sehingga membuat focus mahasiswa tidak maksimal. Alternatif semester ini, kuliah dosen tamu dapat terintegrasi dengan perkuliahan, eksklusif untuk mahasiswa, dan tenggang waktu yang cukup antar satu kegiatan dengan kegiatan berikutnya.
Tantangan yang cukup besar adalah status mahasiswa yang izin belajar sehingga harus tetap mengerjakan tugasnya sebagai dosen. Guru, atau profesi apapun yang digelutinya hari ini di samping tumpukan tugas kuliah yang harus dituntaskan.