KULIAH DOSEN TAMU المناهج والمداخل في تعليم اللغة العربية في العصر الرقمي BERSAMA د. أحمد محمد مروان السمان

Pada tanggal 21 November 2024, Program Studi Doktor Pendidikan Bahasa Arab FITK UIN Sunan Kalijaga mengadakan kuliah dosen tamu dengan tema "المناهج والمداخل في تعليم اللغة العربية في العصر الرقمي" (Kurikulum dan Pendekatan dalam Pengajaran Bahasa Arab di Era Digital), yang diampu oleh د. أحمد محمد مروان السمان, seorang ahli dalam bidang pendidikan bahasa Arab dan teknologi pembelajaran dari Ain Shams University. Kuliah ini bertujuan untuk memberikan wawasan tentang perkembangan metode dan kurikulum dalam pengajaran bahasa Arab, khususnya di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan digitalisasi dalam dunia pendidikan.

Dr. أحمد محمد مروان السمان memulai kuliah dengan membahas perubahan besar yang terjadi dalam pengajaran bahasa Arab akibat kemajuan teknologi. Beliau menjelaskan bahwa di era digital, pengajaran bahasa Arab tidak lagi terbatas pada metode konvensional, melainkan telah mengintegrasikan teknologi yang memungkinkan pembelajaran lebih interaktif dan fleksibel. Penggunaan aplikasi mobile, platform pembelajaran online, serta alat bantu digital lainnya kini menjadi bagian tak terpisahkan dalam kurikulum pengajaran bahasa Arab di banyak institusi pendidikan.

Selanjutnya, Dr. السمان menguraikan berbagai pendekatan yang dapat digunakan dalam pengajaran bahasa Arab di era digital. Beliau menekankan pentingnya pendekatan berbasis multimedia yang memadukan teks, audio, dan video untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menyeluruh. Selain itu, beliau juga menyoroti pentingnya penggunaan teknologi dalam meningkatkan keterampilan berbahasa Arab secara praktis, seperti berbicara dan mendengarkan, dengan memanfaatkan berbagai aplikasi yang memungkinkan siswa berlatih secara langsung dengan penutur asli atau melalui simulasi bahasa.

Dalam kuliah ini, Dr. السمان juga membahas tantangan yang muncul dalam pengajaran bahasa Arab di era digital, seperti kesenjangan akses terhadap teknologi antara berbagai negara atau daerah. Beliau mengingatkan bahwa meskipun teknologi menawarkan banyak manfaat, masih ada kebutuhan untuk menyusun kurikulum yang inklusif dan dapat dijangkau oleh semua siswa, tanpa memandang latar belakang ekonomi atau geografis. Oleh karena itu, penting untuk merancang metode pengajaran yang dapat mengatasi keterbatasan teknologi yang ada.

Kuliah ini ditutup dengan sesi tanya jawab yang sangat aktif, di mana mahasiswa dan peserta lainnya mengajukan pertanyaan seputar implementasi teknologi dalam pengajaran bahasa Arab dan bagaimana cara mengatasi tantangan-tantangan tersebut. Dr. السمان memberikan jawaban yang penuh wawasan dan aplikatif, membimbing peserta untuk berpikir lebih kritis tentang peran teknologi dalam memperkaya pembelajaran bahasa Arab di masa depan. Kegiatan ini memberikan pemahaman baru yang sangat berguna bagi peserta mengenai integrasi teknologi dalam pengajaran bahasa Arab, serta dampaknya terhadap perkembangan pendidikan bahasa di era digital.