Promovenda Lu’luun Nisai Tawarkan Paradigma Baru Pembelajaran Nahwu dalam Ujian Terbuka Doktor PBA UIN Sunan Kalijaga
Ujian Terbuka Promosi Doktor Lu’luun Nisai, M.Pd.I., M.A. (NIM 20304021007)
Program Studi Doktor Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali menyelenggarakan Ujian Terbuka Promosi Doktor sebagai bagian dari proses akademik akhir pada jenjang doktoral. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 28 Juli 2026 pukul 09.00–11.00 WIB di Aula Lantai 3 FITK Kampus Sambilegi tersebut menjadi forum ilmiah bagi promovenda untuk mempertahankan hasil penelitian disertasinya di hadapan tim penguji dan sivitas akademika.
Pada kesempatan tersebut, Lu’luun Nisai, M.Pd.I., M.A. (NIM 20304021007) mempresentasikan dan mempertahankan disertasinya yang berjudul “Model Konseptual Pembelajaran Nahwu: Sintesis Kritis Pemikiran Mahdi Al-Makhzumi dan Syauqi Daif melalui Nahwu Integratif.” Penelitian ini berangkat dari kebutuhan untuk menghadirkan paradigma pembelajaran nahwu yang lebih kontekstual, integratif, dan relevan dengan perkembangan pembelajaran bahasa Arab kontemporer. Melalui sintesis kritis terhadap pemikiran dua tokoh pembaharu nahwu Arab modern, yaitu Mahdi Al-Makhzumi dan Syauqi Daif, promovenda berupaya menawarkan model konseptual yang mampu menjembatani antara kajian gramatika tradisional dan kebutuhan pembelajaran bahasa Arab masa kini.
Ujian terbuka dipimpin oleh Prof. Dr. Sigit Purnama, S.Pd.I., M.Pd. selaku Ketua Sidang dan Penguji, dengan Dr. Muhajir, S.Pd.I., M.S.I. bertindak sebagai Sekretaris Sidang. Tim penguji terdiri atas Prof. Dr. H. Maksudin, M.Ag. sebagai Promotor I sekaligus Penguji, Dr. Muhammad Jafar Shodiq, S.Pd.I., M.S.I. sebagai Promotor II sekaligus Penguji, Prof. Dr. Muassomah, M.Si., M.Pd. sebagai Penguji Eksternal, serta Dr. Mohammad Habib, M.Ag., Dr. Zamzam Afandi, M.Ag., dan Dr. Agung Setiyawan, S.Pd.I., M.Pd.I. sebagai penguji. Kehadiran para akademisi lintas kepakaran tersebut memberikan ruang dialog ilmiah yang kritis dan konstruktif terhadap substansi penelitian yang dipertahankan.
Dalam sesi ujian, promovenda memaparkan landasan filosofis, teoritis, dan metodologis dari model pembelajaran yang dikembangkannya. Berbagai pertanyaan dan tanggapan dari para penguji menyoroti kontribusi teoritik penelitian terhadap pengembangan ilmu nahwu, relevansi model yang ditawarkan bagi pembelajaran bahasa Arab di Indonesia, serta peluang implementasinya dalam kurikulum pendidikan bahasa Arab pada berbagai jenjang. Diskusi akademik yang berlangsung dinamis menunjukkan pentingnya inovasi dalam pembelajaran nahwu agar tidak hanya berorientasi pada penguasaan kaidah, tetapi juga mendukung kompetensi komunikatif dan kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Penyelenggaraan ujian terbuka ini menegaskan komitmen Program Studi Doktor Pendidikan Bahasa Arab FITK UIN Sunan Kalijaga dalam menghasilkan karya-karya akademik yang memiliki kontribusi nyata bagi pengembangan keilmuan dan praktik pendidikan bahasa Arab. Melalui penelitian yang mengangkat rekonstruksi paradigma pembelajaran nahwu berbasis sintesis pemikiran tokoh-tokoh pembaru, diharapkan lahir perspektif baru yang mampu memperkaya khazanah pedagogi bahasa Arab sekaligus menjawab tantangan pembelajaran di era global. Keberhasilan promovenda dalam mempertahankan disertasinya menjadi bukti nyata berkembangnya tradisi riset yang kuat dan inovatif di lingkungan Program Doktor PBA UIN Sunan Kalijaga.