FGD ROADMAP PENELITIAN PRODI PBA S3

FGD ROADMAP PENELITIAN PRODI PBA S3
“Penelitian merupakan jantung perkembangkan ilmu dan peradaban” itulah salah satu hal yang menjadi latar belakang pentingnya penyusuan roadmap penelitian di Prodi PBA S3 yang akan menelurkan doktor yang di pundaknya teremban tanggung jawab penelitian yang maha besar. FGD Roadmap penelitian itu diawali oleh sambutan dari kaprodi PBA S3 Dr.Hj. R. Umi Baroroh, M.Ag. yang awal pembicaraannya menyinggung Prodi PBA S3 yang sedang berusaha untuk meniti sejarah melalui FGD Roadmap penelitian dengan harapan suatu saat dapat memberikan sumbangsih bari peradaban dunia. Harapannya, dengan Roadmap Penelitian yang disusun secara maksimal akan melahirkan banyak ilmuwan handal yang dapat memberi manfaat bagi Indonesia dan dunia.
Kegiatan yang dilangsungkan pada Senin 30 Agustus 2021 melalui Zoom Meeting tersebut dihadiri oleh Achmad Zainal Arifin, M.A., Ph.D. sebagai narasumber dari LPPM UIN Sunan Kalijaga, Dr. Andi Prastowo sebagai PSMF FITK UIN Sunan Kalijaga, dan beberapa dosen Prodi PBA S3. Narasumber membuka pembicaraan tentang besarnya arti penelitian dan memiliki ruang tersendiri dalam akreditasi. Sehingga dari sini tampak jelas penyusuan Roadmap Penelitian Prodi menjadi penting.
Achmad Zainal Arifin menyatakan idealnya Roadmap Penelitian Prodi dipetakan dari Roadmap Penelitian dosen Prodi, lalu kemudian dikategorikan menjadi penelitian dasar, lanjutan, dan penelitian terapan. Sudah menjadi keharusan seorang dosen Menyusun Roadmap Penelitian sebagai modal menuju Guru Besar. Selain itu, Roadmap Penelitian Dosen juga sangat berguna untuk menentukan keunggulan dan sumber daya manusia yang dimiliki oleh Prodi. Hal ini juga memberi manfaat bagi mahasiswa yang akan Menyusun disertasi. Mahasiswa akan mendapatkan promotor bukan hanya atas pertimbangan pemerataan, tetapi berdasarkan expertis dosen tersebut.
Penyusunan Roadmap mengacu pada Restra yang sudah disusun oleh Universitas, yakni Resntra 2021-2025. Roadmap Penelitian disusun tidak kaku dan bersifat dinamis. Roadmap tersebut boleh direvisi selama ada alasan yang terdokumentasikan. Roadmap tersebut memuat agenda penelitian selama 5 tahun, yakni dibuat 1 tahun setelah renstra disusun. Dalam Roadmap penelitian kurang lebih terdiri atas tema penelitian yang sudah, sedang, dan akan diteliti dan sasaran publikasi. Akan lebih baik jika nama jurnal turut disebutkan dalam roadmap tersebut.
Penyusuan Road Map, baik itu Prodi maupun dosen akan sangat bermanfaat bagi instansi yang kini sedang berdiri di fase Universitas Riset. Seperti yang tertera dalam Renstra Universitas bahwa goals besar dari Universitas Riset adalah Word Class University in Islamic Studies.
Kehadiran Dr. Andi Prastowo, M.Pd.I. memberikan masukan yang sangat berarti bagi Roadmap Penelitian Prodi yang sedang disusun. Beliau mengutarakan bahwasanya Roadmap Penelian Prodi sebaiknya bersifat integrasi interkoneksi. Artinya penelitian tersebut tidak hanya dilakukan oleh SDM di dalam prodi saja, tetapi dapat berkolaborasi dengan peneliti di luar prodi. Misalnya, dalam penciptakan software Bahasa Arab dapat berkolaborasi dengan peneliti ahli IT, psikologi, dan lain sebagainya.
Lebih jauh beliau mengatakan “Prodi PBA S3 prodi baru tetapi harus mulai berpikir global sejak dini, karena Bahasa Arab merupakan Bahasa global dan Bahasa internasional. Dengan demikian Roadmap penelitian yang disusun pun bisa harus memenuhi kebutuhan internasional, walaupun belum memiliki kelas internasional”.
Penulis: Ira Nurhasanah