Academic Writing 2022

Prodi PBA S3 FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengadakan kegiatan Pelatihan Academic Writing selama 2 hari. Dr. Syahrul Ramadhan, M.Pd. menjadi narasumber pada Senin, 5 September 2022 secara virtual melalui zoom meeting. Kegiatan tersebut terbuka untuk umum, khususnya Prodi PBA S2 dan S3. Sebagai implementasi dari bentuk Kerjasama yang tertuang dalam SPK, Adapun beberapa prodi yang menjalin Kerjasama untuk mensukseskan dan memetic manfaat dari kegiatan ini antara lain: Magister dan Doktor PBA UIN Malang, Magister PBA UIN Raden Intan Lampung, UIN KHAS Jember, UIN Pekalongan, UIN Alauddin Makassar, dan UIN Ar-Raniry Aceh.

Prof. Dr. Hj. Sri Sumarni memberi sambutan sekaligus membuka kegiatan tersebut secara resmi. Beberapa hal yang disampaikan oleh Srikandi FITK tersebut antara lain: 1) Menulis adalah kebutuhan primer bagi seorang akademisi, karena sebuah karya tidak bisa terwujud jika hanya disimpan dalam kepala;2) Karya ilmiah andilnya sangat nyata dalam memajukan peradaban; 3) Artikel, HAKI, dan karya ilmiah lainnya memiliki kedudukan dan porsi tersendiri dan menyokong tegaknya akreditasi semua prodi, maka dari itu academic writing harus terus dipupuk; 4) Pengestapetan kelestarian peradaban hanya bisa dilakukan melalui karya ilmiah; 5) Karya ilmiah sebisa mungkin disebarkan secara global agar manfaatnya dapat dipetik secara internasional;.

Hal ini dilakukan secara konkret oleh beliau dengan submit artikel Negosiasi Kultural Muslim dan Budha dengan maksud meredam komplik di Thailand Selatan. Ya, harapannya artikel tersebut dapat dibaca oleh banyak orang, memberikan inspirasi, dan tercerahkan. Beliau berharap dari pelatihan ini paling tidak terbit minimal 1 artikel maupun book chapter. Untuk itu, sebagai luaran awal dan syarat penerimaans ertifikat, Prodi meminta kepada peserta untuk upload resume yang templatenya sudah disediakan sehingga kegiatan pelatihan ini tidak lalu begitu saja.

Dr. Syahrul Ramadhan memulai perannya bahwa di era digital ini harus menyalakan produktivitas menulis dengan menggunakan software. Software merupakan asisten agar dapat menulis lebih cepat dan meningkatkan produktivitas. Adapun beberapa tema poin yang dikupas oleh beliau antara lain: mencari ide penelitian, sumber literatur yang didapatkan dari google scholar dan lain sebagainya, website penting yang menyokong penulisan ilmiah, management referensi meliputi Mendeley dan Zotero, menulis naskah, memanfaatkan tools Microsoft word secara maksimal, cek plagiasi, dan paraphrase yang meliputi informasi apa saja yang perlu dirubah.

Beliau menuturkan bahwa artikel yang baik didapatkan dari hasil riset yang baik. Untuk itu harus tetap menulis dan pantang menyerah. Sebuah karya ilmiah umumnya terdiri atas: 1) Introduction, yang meliputi penjelasan umum, masalah, solusi, novelty, dan pentingnya penelitian; 2)Metode yang meliputi jenis penelitian, instrument, partisipan, analisis data; 3) Result; 4)Discussion; 5) Conclusion berupa kesimpulan, saran dan rekomendasi.

Terakhir, beliau menutup kegiatan pelatihan academic writing dengan statement “tidak ada yang baru di kolong langit ini. Hal ini tergantung kepada Teknik kita melakukan pencarian untuk mendapatkannya”