Bincang Santai "Kiat Sukses Studi S3 Tepat Waktu"

Bincang Santai “Kiat Sukses Studi S3 Tepat Waktu” diselenggarakan oleh Prodi PBA S3 Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta secara virtual pada Selasa, 21 Maret 2023 pukul 09,00 sd 11.30 WIB. Adapun yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut antara lain: Norma Sidik Risdianto, S.Pd., M. Sc., Ph.D., S3 Kanazawa University Graduate School of Natural Science & Technology; Dr. Paed Asih Widi Wisudawati, M.Pd., S3 Institute of Chemistry Didactics at Muenster University Germany; Dr. Andi Holilulloh, S.Pd.I., M.A., S3 Studi Islam Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang berhasil menyelesaikan studi doktoralnya dalam waktu 3 tahun 3 bulan; dan Dr. R. Umi Baroroh, M.Ag., Kaprodi PBA S3 FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Kegiatan yang dimoderatori oleh Nurhapsari Pradnya Paramita, M.Pd.I. yang merupakan salah satu mahasiswa Prodi PBA S3 ini dilakukan sebagai salah satu upaya dari prodi untuk menyiapkan kelulusan tepat waktu.

Norma Sidik Risdianto sebagai narasumber yang diberi kesempatan pertama kali memulai paparan dengan kalimat yang fantastis “S3 Bukan itu orang untuk yang pintar, tetapi untuk orang yang tabah. Masalah terbesar menyelesaikan S3 biasanya adanya tuntutan publikasi di jurnal Internasional. Dengan demikian, promotor yang berkualifikasi internasional dan terbiasa submit di jurnal internasional sangat dibutuhkan. Beliau menuturkan bahwa promotornya saat itu memiliki jumlah mahasiswa bimbingan 3 orang saja, sehingga dapat memberikan bimbingan optimal. Dengan demikian, cepat atau tidaknya selesai studi seseorang dapat ditentukan oleh individudan promotor. Promotor harus melakukan bimbingan secara rutin dan memantau mahasiswa agar tidak lari dari tugas akhir. Begitu juga dengan mahasiswa yang tidak boleh skip mengerjakan tugas akhir ketika sudah memulainya. Sang narasumber di akhir paparannya memberikan solusi yang sangat apik ketika menemukan jalan buntu saat mengerjakan tugas akhir, “Kalau lagi putus asa, coba bantu orang lain”..

Lain halnya dengan narasumber pertama, Dr. Paed Asih Widi Wisudawati yang memberikan inspirasi melalui pengalaman studi doktoralnya di Jerman. Ada beberapa sisi yang dapat diadopsi di Indonesia, ada beberapa sisi yang hanya dijadikan sebagai pengetahuan. Sangat berbeda antara sistem perkuliahan di Indonesia dan di luar negeri yang semuanya memiliki sisi positif dan negative laksana dua mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Wisuda di Jerman hanya ada di S3 dengan tanpa toga. Beliau mampu menyelesaikan S3 dalam jangka waktu 3 tahun 8 bulan dengan prEdikat magna cumlaude. Salah satu faktor yang membuat cepat menurutnya karena profesornya yang meminta menyelesaikan studi dengan cepat. Namun demikian, beliau juga menantang dirinya untuk dapat menyelesaikan studi secepat mungkin. Usaha lebih yang harus dilakukan untuk belajar di Eropa adalah usaha untuk menguasai bahasa Inggris dengan sangat baik. Berdoa adalah hal yang tidak dapat dikesampingkan dan memberikan kekuatan besar dalam mencapai tujuan. Khusus untuk Jerman, ada individual Ph.D. yang disertasinya boleh dalam bentuk monograf atau jurnal artikel. Menghadiri perkuliahan bukan sebuah kewajiban dan tidak masuk kredit. Mahasiswa dapat membuat kurikulumnya secara mandiri dengan visit berbagai kelas yang dapat menunjang risetnya. Membuat Research flowchart bisa menjadi salah satu cara agar mahasiswa studi S3 Dapat menyelesaikan studi dengan cepat dengan melahirkan karya yang tepat.

Lain halnya dengan yang disampaikan oleh Dr. Andi Holilulloh, M.A. yang sharing pengalaman menyelesaikan studi doktoralnya dengan cepat. Niat. Semangat, konsisten, dan perjuangan adalah hal-hal yang mempengaruhi selesai studi seseorang. Perlu membuat berbagai disertasi di dalam dan luar negeri untuk melahirkan banyak ide. Tekun, sering mengunjungi perpustakaan, membaca kamus, membaca buku referensi dan artikel, memiliki wadah diskusi untuk sharing problem disertasi, dan berdoa adalah hal-hal yang perlu dilakukan agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi dengan cepat.